May 18th, 2008 by admin
I See Indonesia adalah sekumpulan visual mengenai Indonesia yang dibuat oleh Ayip pada kurun 2003-2008 sebagai karya pribadi yang dikerjakannya dalam beragam medium dan gaya. Dikompilasi dalam sebuah buku yang secara perdana diluncurkan online bertepatan dengan peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia. Edisi khusus versi cetak dibuat hanya 100 buku dengan isi 53 karya dalam 100 halaman berwarna hitam, merah dan putih.
Karya yang ditampilkan dalam buku ini merupakan respon terhadap Indonesia yang menjadi kebanggaan sekaligus kegelisahannya. Dituangkan dalam bentuk visual yang tifografis, karikaturis, grafis, bahkan fine arts. Dan Ayip lebih senang menggolongkannya sebagai visual arts. Seperti yang disampaikan dalam pengantarnya, karya-karyanya sangat subyektif dan dipenuhi nuansa romantis. Bukunya yang pertama ini didedikasikan untuk para desainer Indonesia dan ADGI.
TENTANG AYIP
Ayip hampir 20 tahun menggeluti dunia visual lewat desain komunikasi visual, kini walau posisinya sebagai creative director di Matamera Communications yang dirintisnya di Bali semenjak 1991, namun ia masih setia berkarya dengan profesi desainer yang dicintainya. Pertemanannya dengan berbagai profesi seni dan kreatif membentuk cakrawalanya dalam dunia seni menjadikan sebuah pemahaman semakin tidak ada batas diantara bidang seni selain sebuah medium kreatifitas untuk berkarya, berekspresi dan mengkontribusikannya untuk kehidupan sosial.
Aktifitasnya dalam dunia desain dan visual tidak hanya ditunjukan dalam pekerjaan namun ia aktif juga dalam aktifitas lain semisal pameran yang dalam tiga tahun terakhir diikutinya termasuk pameran poster internasional “Light of Hope for Indonesia” Agustus 2005 dan “One Globe One Flag” Agustus 2007 serta pameran seni untuk climate change di GWK Desember 2007. Karyanya bersama tim dari Matamera mendapat beberapa award di ajang Pinasthika Ad Festival.
Beberapa partisipasinya dalam proyek lingkungan yang tengah dikerjakannya adalah kampanye World Silent Day dan Jaringan Ekowisata Desa di Bali. Kini bersama teman-teman lain di Bali membentuk Bali Now! dan bersama BEDO serta asosiasi profesi tengah terlibat dalam program komunitas kreatif di Bali merespon kebangkitan Indonesia melalui industri kreatif. Selain itu aktif menjadi anggota Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) dan Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI).
May 21st, 2008 at 6:25 am
speechless dg karya ini. salam takzim, kang..
June 4th, 2008 at 7:27 am
karya hebat, pak ayip…
January 10th, 2009 at 11:33 am
karya visual work hebat dengan semangat nasionalisme yang kuat..
mari kembali ke kreativitas tanpa batas
salam bang ayip
April 11th, 2009 at 5:43 pm
mudah2an kami yang muda dapat meneruskan mimpi besar bangsa ini