
34 years old Indonesian, Sakti Parantean, became the 2008 International Young Screen Entrepreneur tonight at a packed awards ceremony at London’s Soho Hotel. A visibly shocked Parantean received the award from renowned UK film producer Duncan Kenworthy.
“We’ve been joking that I couldn’t win the award this year, because an Indonesian won it last year” commented Parantean on receiving the award, “I was even helping some of my fellow finalists with their presentations! I want to thank the British Council for this amazing award and I want to say to my fellow finalists, you are all remarkable.”
British Council’s Director Screen, Satwant Gill, read the judges’ citation:
“Sakti gave a deeply thought through and clearly executed explanation of the challenges and opportunities for the screen sector in Indonesia. He is highly impressive in business terms, with an underlying social and moral dimension to his company, using film to do something extra by creating excellent models of infrastructure in his country. The jury were touched and inspired by his vision and believe he is both an entrepreneur and a leader.”
Parantean wins a £7,500 prize fund, which he can use to develop a project between Indonesia and the UK.
Earlier in the evening each of the finalists introduced the audience to a five minute long film extract from their country. A rich medley of dance and drama, horror and documentary was presented.
The winner of the UK Young Screen Entrepreneur 2008 award was also announced at the ceremony, Teun Hilte of London-based Content Republic taking the inaugural award.
Source:
http://creativeconomy.org.uk

Di arena Pameran Kreatif Indonesia Bisa di Atrium Senayan City 7 Agustus dan diskusi Majalah Versus di Aksara Book Shop Kemang 8 Agustus bertemu dengan Adityayoga (Adit). Pertama ketemu memakai kaos merah ini:

Lalu memberikan secarik kertas ala penjual parfum yang menulis nama blognya: www.hiduplahindonesiaraya.wordpress.com. Idenya oke tapi dia bilang “aku harusnya semprot parfum aroma melati atau aroma minyak si nyong-nyong” yang Indonesia flavor itu. Di blognya ada tulisan seperti ini:
Ketika Sultan Hamid II “ngobrol” dengan Milton Glaser…
Mungkin ada yang belum tau siapa Milton Glaser dan siapa sih Sultan Hamid II ???
Beliau adalah dua tokoh yang kita agung-agungkan karyanya…..siapa yang tidak tahu garuda pancasila….yup burung yang selalu nangkring diatas dinding sekolah kita…yup burung emas yang ngadep kanan….itulah karya hebat dari Sultan Hamid II …sebuah maharancangan yang kita akui sebagai muka kita di dunia sebagai bangsa..
I NY susunan sederhana huruf yang menjadikan dirinya sebuah ikon besar dunia dan sudah bertransformasi ke berbagai bentuk tanpa kita lupakan asal-usulnya, inilah salah satu mahakarya Milton glaser, seorang desainer grafis tingkat dunia…
Kedua tokoh inilah yang mengilhami kita untuk membuat sesuatu bagi Indonesia……
Gabungan kedua mahakarya tidak otomatis menjadikan sebuah super mahakarya tapi bertujuan untuk mengajak kita bangga sebagai Indonesia….
Bagi yang berminat bisa menghubungi
RAYA, no telp : 0811 183 746 - 021 948 9292 0
price : Rp 85.000 (kaos putih) - Rp 80.000 (kaos merah)
uk. S, M, L, XL
pilihan warna : merah & putih
tersedia untuk laki-laki & perempuan.
Tambah lagi desain ekspresi kebangsaan. Ayo… lagi…lagi….